Senin, 11 Mei 2015



    Riwayat at-Tarmizi
كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْمِلَّةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُشَرِّكَانِهِ "، قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، فَمَنْ هَلَكَ قَبْلَ ذَلِكَ؟ قَالَ: " اللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا كَانُوا عَامِلِينَ بِهِ

Artinya :Muhammad bin Yahya al-Qutha'i al-Bashri menceritakan kepada kami (yang mengatakan) 'Abd al-'Aziz bin Rabi'ah al-Bunani menceritakan kepada kami (yang berkata) al-A'masy menceritakan kepada kami (yang bersumber) dari Abu Shalih (yang berasal) dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda: "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan beragama (Islam), kedua orang tuanya (memiliki andil dalam) menjadikannya beragama Yahudi atau Nasrani atau menjadikannya musyrik. 

Senin, 04 Mei 2015



SEJARAH ISLAM DI BOSNIA HERZEGOVINA

            Bosnia Herzegovina merupakan sebuah Negara yang terbentuk dari pecahan Negara Republik Federasi Sosialis Yugoslavia. Yugoslavia sendiri terbentuk pada tahun 1918, namun  setelah beberapa waktu terbentuk Negara ini nyaris terjadi perpisahan karena  pada pemilu tahun 1920 melahirkan kekuatan yang relatif setara dari sejumlah partai yang mewakili setiap etnis di Yugoslavia. Akibatnya, pada 6 Januari 1929 konstitusi dibatalkan dan Yugoslavia memasuki sistem pemerintahan kerajaan diktatorial di bawah Raja Alexander. Sistem pemerintahan republik dengan konstitusi baru diterapkan selepas PD II pada November 1945 di bawah kepemimpinan Josip Broz Tito. Yugoslavia baru benar-benar mengalami perpecahan pada tahun 1991. Di mulai dengan lepasnya Slovenia dan Kroasia yang memilih menjadi Negara berdaulat. Bosnia melalui suatu referendum pun menyatakan pemisahan diri dari Yugoslavia dan menjadi negara berdaulat dipimpin Presiden Alija Izatbigovic pada bulan Maret 1992. Inilah yang memicu pembantaian rakyat Muslim Bosnia oleh bangsa Serbia pimpinan Slobodan Milosevic pada 1992.


PERKEMBANGAN  ISLAM PRIODE MADINAH


Tiga belas tahun Nabi melakukan dakwah dan menyerukan kaum Quraisy Makkah untuk mentauhidkan Allah, namun perkembangan Islam dirasakan belum seperti yang diharapkan. Bahkan umat Islam di Makkah pada saat itu menerima dera dan siksaan yang sudah melampaui batas kemanusiaan. Karena melihat tanda-tanda kemenangan, maka nabi memutuskan untuk hijrah ke Yastrib (Madinah). Ini merupakan strategi dakwah Nabi dalam menyiarkan agama Allah SWT.
Setidaknya ada dua macam arti hijrah yang harus diketahui umat Islam. Pertama, hijrah berarti meninggalkan semua perbuatan yang dilarang dan dimurkai Allah SWT untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, yang disuruh Allah SWT dan diridai-Nya. Contohnya, semula siswa itu malas mengerjakan salat 5 waktu dan malas belajar. Kemudian dia membuang jauh sifat malasnya itu, sehingga ia menjadi siswa yang berdisiplin dalam salat lima waktu dan rajin dalam menuntut ilmu.

Kamis, 16 April 2015



RESUME

4. Shlat Duha Hari Raya
Shalat duha hari raya (al- ), yaitu Shalat’Iedul fitri pada pagi hari tanggal 1 Syawal dan shalat Iedul-Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah. Dua hari raya Ied ini sebagai pengganti dua hari Bermain dan bersenang senang yang di miliki oleh masyarakat sebelumnya. Oleh karenanya nabi saw menganjurkan agar semua orang islam termasuk anak-anak dan wanita haid ikut merayakannya dengan bertakbir menuju ke lapangan tempat shalat (al-mushalla),meskipun wanita haid tidak ikut shalat.